Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang dirancang untuk membekali peserta didik dengan keimanan dan akhlak mulia sesuai dengan falsafah hidup banga Indonesia yaitu Pancasila. Pelajaran PPKn bertujuan untuk mengembangkan daya nalar bagi peserta didik karena difokuskan untuk pembangunan karakter bangsa.

Akan tetapi, di sisi lain minat belajar peserta didik terhadap mata pelajaran PPKn masih kurang. Ketika mendengar pelajaran PPKn, yang ada dipikiran peserta didik adalah PPKn itu menghafal pasal dan isi Undang-Undang Dasar, PPKn itu membosankan, PPKn bikin ngantuk, dan PPKn itu sulit. Sebenarnya pelajaran PPKn itu tidak sulit, justru pelajaran PPKn merupakan pelajaran yang asyik ketika dikemas menggunakan metode pembelajaran yang tepat sehingga mendorong keaktifan peserta didik.

Di SMP Terpadu Maarif Gunungpring, pelajaran PPKn disampaikan melalui berbagai metode agar peserta didik tidak merasa bosan dalam pembelajaran. Salah satunya pada Bab Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Pada bab tersebut disampaikan kepada peserta didik melalui metode mind mapping. Jadi, sebelum tatap muka berlangsung peserta didik sudah diberi tugas untuk mencari informasi terkait dengan suku-suku di Indonesia dan peserta didik diminta membawa peralatan yang nantinya digunakan selama proses pembelajaran.

Berikut ini merupakan contoh proses pembelajaran PPKn di kelas VII pada Bab Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika dilakukan secara tatap muka sebelum adanya pandemi Covid-19.

 

Dokumentasi Pribadi : Proses pembelajaran di Kelas 7C pada 24 Januari 2020

Ketika proses pembelajaran berlangsung peserta didik diberikan ruang untuk mengeksplor dirinya dan mengembangkan kreativitasnya.

Dokumentasi Pribadi : Proses pembelajaran di Kelas 7C pada 24 Januari 2020

 

Dokumentasi Pribadi : Proses pembelajaran di Kelas 7B pada 21 Januari 2020

 

Dokumentasi Pribadi : Proses pembelajaran di Kelas 7B pada 21 Januari 2020

Jadi, masih beranggapan pelajaran PPKn itu sulit? Sebagai warga negara yang baik mari tanamkan pada diri kita kalau pelajaran PPKn itu asyik.

 

Mir’atin Khusnaya